Showing posts with label liga eropa. Show all posts
Showing posts with label liga eropa. Show all posts

Wednesday, May 18, 2011

Galeri Foto Selebrasi Pesta Juara Liga Europa : FC Porto Menjuarai Liga Europa 2010/11

Berita Bola | Galeri Foto Selebrasi Pesta Juara Liga Europa : FC Porto Menjuarai Liga Europa 2010/11. Keberhasilan FC Porto meraih trofi Liga Europa membuat klub Portugal tersebut kini telah mengkoleksi tujuh gelar kompetisi klub UEFA. Ini juga merupakan gelar juara kedua Porto di turnamen yang sebelumnya bernama EUFA Cup tersebut.

Ada berbagai rekor yang tercipta dalam pertandingan ini. Selain Villas-Boas menjadi pelatih termuda yang meraih trofi Eropa memecahkan rekor Gianluca Vialli, Radamel Falcao juga menjadi penyerang tersubur dengan torehan 17 gol.

Trofi Liga Europa musim ini menambah koleksi Porto sebelumnya yakni gelar juara Piala Champions/Liga Champions pada 1987 dan 2004, Piala Super Eropa 1987, Piala UEFA 2003, dan sepasang Piala Interkontinental tahun 1987 dan 2004.

Dengan total tujuh gelar, Porto kini duduk di peringkat sembilan dalam daftar tim peraih gelar terbanyak dalam kompetisi klub UEFA.

Berikut foto-foto selebrasi kemenangan FC Porto setelah menjuarai Liga Europa 2010/2011:



















Hasil dan Video Pertandingan FC Porto vs Sporting Braga (Final Liga Europa 2010/11)

Hasil FC Porto vs Sporting Braga
Hasil FC Porto vs Sporting Braga. FC Porto berhasil meraih gelar juara Liga Europa setelah memenangi laga afinal menghadapi Sporting Braga dengan skor 1-0. Ini adalah gelar kedua Porto musim ini setelah sebelumnya mereka dipastikan menjuarai Liga Portugal. Os Dragoes bisa merebut tiga gelar karena mereka masih akan bermain di final Piala Portugal.

Bertanding di Dublin Arena, Kamis, 19 Mei 2011, dinihari WIB, Braga langsung menggebrak sejak peluit kick off dibunyikan. Saat laga baru berjalan lima menit, Castro Custodio yang lolos dari jebakan off-side  berhasil melepaskan tendangan kaki kanan yang sayangnya masih menyamping dari gawang Porto yang dikawal Helton.

Terkejut dengan gebrakkan Braga, Porto balas menekan. Pergerakan Hulk dari sisi kanan diakhiri tendangan keras kaki kiri. Sayang hasilnya masih sama, melenceng dari sasaran.

Setelah sempat kesulitan mengemabngkan permainan, Porto akhirnya mampu menguasai laga memasuki tengah babak. Beberapa kali mereka mampu memberi tekanan ke daerah pertahanan Braga yang dikoordinir Paulao dkk. Namun, upaya terus gagal karena pertahanan disiplin yang diperagakan skuad asuhan Domingos Paciencia.

Perjuangan Porto akhirnya baru membuahkan hasil satu menit menjelang turun minum. Umpan silang Fredy Guarin dari sisi kanan disambar Radamel Falcao yang berdiri bebas. Tandukan striker asal Kolombia itu bersarang mulus di pojok gawang Braga yang dijaga Artur.

Keunggulan satu gol disambut antusias pendukung Porto yang hadir di Dublin Arena. Hingga wasit meniupkan peluit akhir babak pertama, cuma gol Falcao yang menjadi pembeda.

Memasuki babak kedua, dominasi Porto kian menurun. Perlahan Braga mampu mengembangkan permainan, dan tampil lebih impresif dibanding pada babak pertama.

Beberapa pergantian pemain yang dilakukan Paciencia pun memberi perubahan cukup signifikan. Braga tampil semakin agresif. Bahkan Porto cenderung dipaksa bermain lebih ke dalam,d an sesekali melancarkan serangan balik.

Meski begitu, tetap saja serangan cepat yang dibangun Porto mampu memberi ancaman ke gawang Artur. Salah satunya pada menit ke-71 melalui umpan matang Hulk ke mulut gawang. Sayang peluang emas itu gagal disambar Alvaro Pereira.

Memasuki menit-menit akhir, para pemain Braga kian gencar menekan. Bahkan, hampir seluruh pemain mereka menekan Porto setengah lapangan, dan hanya menyisakan Artur di daerah pertahanan sendiri.

Porto sendiri lebih memilih memperkuat pertahanan demi mengamankan skor 1-0. Hingga pada akhirnya, keunggulan tersebut mampu dipertahankan Porto hingga laga berakhir. Dominasi Porto berlanjut di Europa League. Dan satu trofi lain menanti di ajang Piala Portugal menghadapi Vitoria Guimares.

Video hasil pertandingan FC Porto vs Sporting Braga bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain FC Porto vs Sporting Braga:


FC Porto: Helton; Sapunaru, Rolando, Otamendi, Pereira; Guarin (Belluschi 73), Fernando, Moutinho; Hulk, Varela (Rodriguez 79); Falcao.

Sporting Braga: Artur; Miguel Garcia, Paulao, Alberto Rodriguez (Kaka 46), Silvio; Custodio, Vandinho, Hugo Viana (Mossoro 46); Alan, Lima (Meyong 66), Paulo Cesar.

Jelang Final Liga Europa 2010/11: Head to Head FC Porto vs Sporting Braga

Berita Bola | Jelang Final Liga Europa 2010/11: Head to Head FC Porto vs Sporting Braga. Baik FC Porto dan Braga sama-sama belum pernah bertemu di turnamen antarklub Eropa, apalagi di babak final. Laga di Dublin Arena dinihari nanti akan menjadi duel pertama di laga final.

Secara statistik, pertemuan dua tim asal Portugal di turnamen ini dan sebelumnya (Piala UEFA) merupakan yang kedua. Sebelumnya, di babak semi-final Liga Europa musim ini, Porto sudah menghadapi Benfica.

Namun di kompetisi domestik, Porto dan Braga sudah 131 kali bertemu. Porto meraih kemenangan jauh lebih banyak dari Braga dalam pertemuan tersebut, dengan 92 kemenangan berbanding 17. Sisanya, 22 laga lain berakhir seri.

Sementara untuk laga di final, dua tim pernah berhadapan satu sama lain di Piala Portugal, di mana Porto memenangi semuanya, yaitu 1-0 di tahun 1997 dan 3-1 di 1998.

Dalam lima pertemuan terakhir, tiga dimenangi Porto. Braga terakhir kali menang atas FC Porto pada 19 September 2009 dengan skor Agen Bola tipis 1-0.

Di laga final di Dublin dinihari nanti (baca: Prediksi Skor Pertandingan FC Porto vs Sporting Braga), Porto akan ditempatkan sebagai tim tuan rumah. Hal itu bisa menyulitkan Braga karena secara statistik mereka tak pernah bisa mengalahkan Porto di enam laga 'away' terakhir. Kemenangan terakhir dicatat pada 30 Januari 2005 dengan skor 3-1.

Head to Head FC Porto vs Sporting Braga
:
24/05/2009: Porto 1-1 Braga (Farías 41)
19/09/2009: Braga 1-0 Porto (Alan 69)
21/02/2010: Porto 5-1 Braga (Meireles 15, Pereira 34, Falcao 35 72, Belluschi 83; Alan 90)
11/09/2010: Porto 3-2 Braga (Varela 33 70, Hulk 63; Aguiar 16, Lima 61)
13/02/2011: Braga 0-2 Porto (Otamendi 45 67).

Monday, May 16, 2011

Jelang Final Liga Europa 2010/11: Sporting Braga Road To Final Liga Europa 2010/11

Sporting Braga Road To Final Liga Europa 2010/11
Domingos Paciencia
Jelang Final Liga Europa 2010/11: Sporting Braga Road To Final Liga Europa 2010/11. Tidak seperti Andres Villas-Boas yang tak memiliki "diploma pemain", Domingos Paciencia adalah bekas penyerang. Ironisnya, dia pernah memperkuat Porto antara tahun 1987-1997 dan 1999-2001. Pria berusia 42 tahun ini pernah menjadi top skor Liga Portugal 1995/96.

Dengan latar belakang itu, Paciencia seharusnya seperti Villas-Boas, mengedepankan sepak bola menyerang. Namun, materi pemain di Braga membuatnya memutar haluan. Os Arsenalistas tidak mempunyai penyerang yang mumpuni sehingga taktik ofensif bisa berarti bunuh diri.

Paciencia lebih memilih memperkuat lini tengah timnya dengan memakai formasi 4-2-3-1. Pelatih yang akan meninggalkan Braga selepas final Liga Europa ini membentuk Arsenalistas menjadi skuad yang fokus pada taktik serangan balik.

Skema 4-2-3-1 dimaksimalkan untuk mendukung taktik itu. Kecepatan pemain-pemain sayap seperti Lima dos Santos dan Alan da Costa menjadi andalan Paciencia ketika Braga sedang dalam proses mengubah arah permainan dari daerah mereka sendiri.

Konsekuensi tim yang fokus pada serangan balik dan pertahanan menjadi kuat karena mereka terbiasa menunggu dan menghisap serangan lawan. Bisa dilihat dalam enam pertandingan Liga Europa terakhir, gawang Arsenalistas hanya kebobolan tiga gol. Mereka juga cuma tiga kali menang dengan hanya satu di antaranya yang memiliki selisih gol lebih dari satu.


1. Kualifikasi III Liga Champion:
  • 28 Jul 2010: Braga 3-0 Celtic
  • 04 Agus 2010: Celtic 2-1 Braga
2. Play-off Liga Champion:
  • 18 Agus 2010: Braga 1-0 Sevilla
  • 24 Agus 2010: Sevilla 3-4 Braga
3. Fase Grup
  • 15 Sept 2010: Arsenal 6-0 Braga
  • 28 Sept 2010: Braga 0-3 Shakhtar
  • 19 Okt 2010: Braga 2-0 Partizan
  • 03 Nov 2010: Partizan 0-1 Braga
  • 23 Nov 2010: Braga 2-0 Arsenal
  • 08 Des 2010: Shakhtar 0-2 Braga
4. Babak 32 Besar
  • 17 Feb 2010: Lech Poznan 1-0 Braga
  • 24 Feb 2011: Braga 2-0 Lech Poznan
5. Babak 16 Besar
6. Babak Perempat Final
  • 07 Apr 2011: Dynamo Lyiv 1-1 Braga
  • 14 Apr 2011: Braga 0-0 Dynamo Kyiv
7. Babak Semifinal

Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto Road To Final Liga Europa 2010/11

FC Porto Road To Final Liga Europa 2010/11
Andre Villas-Boas
Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto Road To Final Liga Europa 2010/11. The new Jose Mourinho, itu sebutan yang diberikan media kepada pelatih Porto, Andre Villas-Boas. Eks asisten The Special One selama di Porto, Chelsea, dan Inter ini memang menapaktilasi jejak bekas bosnya membawa Porto di ambang memborong gelar seperti yang terjadi pada musim 2002/03.

Melihat statistik Porto sepanjang musim 2010/11, tak pelak pria berusia 33 tahun ini mengusung taktik menyerang. Sejak menangani Academica pada musim 2009/10, Villas-Boas memang terus mendewakan permainan atraktif yang dibarengi hasil solid.

Di Porto, Villas-Boas mendapatkan skuad yang bisa memenuhi idealismenya. Porto bermain dengan formasi 4-3-3. Kunci kekuatan ada di lini tengah dan depan. Kombinasi Fredy Guarin, Fernando Reges dan Joao Moutinho di tengah menjadi dasar ofensivitas tim.

Mereka merebut, mempertahankan dan mengalirkan bola ke lini depan, dimana Radamel Falcao diapit oleh dua penyerang sayap Givanildo de Souza "Hulk" serta Cristian Rodriguez. Para gelandang juga tajam menusuk dari lini kedua. Ini membuat sumber gol yang dimiliki Porto berlimpah.

Seperti kebanyakan tim yang menggelar taktik ofensif, pertahanan menjadi problem Porto apabila lawan memiliki serangan balik yang cepat dan akurat. Terbukti dalam lima partai terakhir Liga Europa, dimana Porto menghadapi lawan dengan level kekuatan tidak berbeda terlalu jauh dari mereka, gawang Porto selalu menderita gol.


1. Play-off
  • 19 Agus 2010: Genk 0-3 Porto
  • 26 Agus 2010: Porto 4-2 Genk
2. Fase Grup
  • 16 Sept 2010: Porto 3-0 Rapid Wien
  • 30 Sept 2010: CSKA Sofia 0-1 Porto
  • 21 Okt 2010: Besiktas 1-3 Porto
  • 04 Nov 2010: Porto 1-1 Besiktas
  • 02 Des 2010: Rapid Wien 3-1 Porto
  • 15 Des 2010: Porto 3-1 CSKA Sofia
3. Babak 32 Besar
  • 17 Feb 2011: Sevilla 1-2 Porto
  • 23 Feb 2011: Porto 0-1 Sevilla
4. Babak 16 Besar
  • 10 Mar 2011: CSKA Moskwa 0-1 Porto
  • 17 Mar 2010: Porto 2-1 CSKA Moskwa
5. Babak Perempat Final
6. Babak Semifinal


Sunday, May 15, 2011

Perbandingan Distribusi Hadiah Uang Pada Liga Europa Dengan Liga Champion Musim 2010/11

Perbandingan Distribusi Hadiah Uang Pada Liga Europa Dengan Liga Champion Musim 2010/11. Loser cup alias kompetisi bagi para pecundang. Ya, itulah sebutan pesepakbola legendaris Jerman, Franz Beckenbauer, terhadap kompetisi Eropa yang dahulu bertajuk Piala UEFA.

Kini UEFA telah mengganti namanya menjadi Liga Europa. Tapi, kesan kompetisi kelas dua bagi klub sepak bola Eropa masih kental terasa.

Selain karena pesertanya terdiri dari tim-tim yang bukan juara atau ranner-up, komposisi hadiah berupa uang juga punya perbedaan signifikan dibandingkan di Liga Champion.

Musim ini, semua klub yang berhasil lolos ke babak penyisihan grup Liga Europa hanya akan mendapatkan 640 ribu euro atau setara dengan 7,7 miliar rupiah. Ditambah bonus per pertandingan 60 ribu euro, total pendapatan tetap masing-masing klub hanya 700 ribu euro.

Jumlah tersebut bahkan tidak ada separuh dari total penerimaan klub yang berlaga di babak penyisihan grup Liga Champion. Di fase ini, masing-masing peserta mendapatkan 3,9 juta euro plus bonus per pertandingan sebesar 550 ribu euro.

So, UEFA sepertinya harus berpikir ulang mengenai distribusi hadiah uang jika ingin menghapus predikat kompetisi kelas dua Agen Bola  yang melekat pada Liga Europa.




Babak/Fase              Jml Hadiah di Liga Europa      Jml Hadiah di Liga Champion
1. Penyisihan Grup 640ribu euro 3,9juta euro
* Bonus per partai 60ribu euro 550ribu euro
* Bonus Menang 140ribu euro 800ribu euro
* bonus Imbang 70ribu euro 400ribu euro

2. 32 Besar 200ribu euro -

3. 16 Besar 300ribu euro 3juta euro

4. Perempat Final 400ribu euro 3,3juta euro

5. Semifinal 700ribu euro 4,2juta euro

6. Runner-up 2juta euro 5,6 juta euro

7. Juara 3juta euro 9 juta euro


Keterangan: 1 euro = 12.080,93 rupiah

Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto vs Sporting Braga

Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto vs Sporting Braga
Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto vs Sporting Braga. Radamel Falcao telah memecahkan rekor selama 15 tahun milik Juergen Klinsmann soal jumlah gol semusim di Liga Europa atau saat masih bernama Piala UEFA. Pertengahan pekan ini, giliran pelatih Andre Villas-Boas yang memiliki peluang memecahkan rekor lainnya.

Jumlah lima gol yang dibuar Falcao bersama Porto dalam dua laga semifinal kontra Villarreal membuatnya sudah menccetak 16 gol bagi Porto di Liga Europa musim ini. Catatan itu melewati torehan Klinsmann sebanyak 15 gol saat masih memperkuat Bayern Muenchen di musim 1995/96.

Penyerang asal Kolombia berusia 25 tahun itu berpeluang mempertajam catatan tersebut mengingat masih ada satu laga lagi yang harus dimainkan di Lega Europa, yakni partai Final kontra braga pada Kamis (19/5).

Berbicara partai puncak, pelatih Porto, Villas-Bias, juga memiliki potensi untuk memecahkan rekor lainnya. Catatan tersebut adalah menjadi pelatih termuda yang bisa menjuarai kompetisi antarklub Eropa milik UEFA.

Mantan asisten Jose Mourinho ini akan berusia 33 tahun dan 213 hari di hari pertandingan final. Jika Porto juara, Villas-Boas bakal memecahkan rekor milik Gianluca Vialli.

Pada 1998, Vialli yang saat itu berstatus sebagai player-manager, membawa Chelsea menjuarai Piala Winner. Tepat di matchday final yang jatuh pada 13 Mei 1998, orang Italia baru berusia 33 tahun lewat 308 hari.

Khusus diajang Liga Europa atau saat masih bernama Piala UEFA, pelatih juara termuda menjadi miliki Sven-Goran Eriksson. Ketika memastikan IFK Goteborg juara dengan agregat 4-0 atas Hamburg SV di partai final kedua. Eriksson baru berada di dunia selama 34 tahun 102 hari.

Villas-Boas sendiri bukan pelatih terhijau yang berhasil masuk partai final di ajang antarklub Eropa. Rekor tersebut merupakan milik pria asal Inggris bernama Bob Houghton. Usianya baru 31 tahun lebih 299 hari ketika memimpin klub Swedia, Malmo, tampil di final Piala Champion 1979.

Sayang, Hoghton gagal membawa pulang trofi karena kalah 0-1 dari klub senegaranya, Nottingham Forest. Sang kampium sendiri kala itu dipimpin oleh pelatih legendaris Brian Clough. Sekarang, Houghton baru saja mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih timnas India.


1. Gianluca Vialli (Chelsea): Juara Piala Winner 1998 pada usia 33 tahun 308 hari
2. Sven Goran Erikssen (Goteborg): Juara Piala UEFA 1982 pada usia 34 tahun 102 hari
3. Victor Fernandez (Zaragoza): Juara Piala Winner 1995 pada usia 34 tahun 163 hari
4. Joaquim Rife (Barcelona): Juara Piala Winner 1979 pada usia 36 tahun 101 hari
5. Valeriy Lobanovskiy (Dynamo Kyiv): Juara Piala Winner 1975 pada usia 36 tahun 128 hari.


Thursday, May 5, 2011

Hasil dan Video Pertandingan Braga vs Benfica (Leg Kedua Semifinal Liga Europa 2010/11)

Hasil Braga vs Benfica
Hasil Braga vs Benfica. Braga akhirnya lolos ke babak final Liga Europa 2010/11, setelah sukses mengalahkan tamunya Benfica dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua babak semifinal Liga Europa. Meski agregat akhir 2-2, namun Braga lolos berkat keunggulan gol tandang di leg pertama.

Bertanding di Stadion Municipal de Braga, Jumat, 6 Mei 2011, dinihari WIB, Braga tampil menekan sejak menit awal untuk mengejar ketinggalan di leg pertama. Pada menit ke-11, Braga mendapat peluang melalui Lima, namun tendangannya masih jauh dari sasaran.

Menit ke-15, gantian Benfica mengancam gawang Braga, melalui  tendangan bebas fantastis Carlos Martins yang masih bisa dihalau Artur. (Agen Bola Terbaik, Agen Judi Bola, Agen Taruhan Bola).

Namun, tiga menit berselang, Braga akhirnya bisa membuat publik Municipal bergemuruh. Sebuah sepak pojok berhasil diteruskan sundulan Custodio untuk membuka skor pertandingan.

Dengan situasi kalah gol tandang, Benfica kembali mencoba bermain menyerang. Empat menit sebelum jeda, Benfica hampir saja berhasil menyamakan kedudukan. Namun sayangnya, sepakan Javier Saviola masih menghantam mistar gawang tuan rumah.

Keadaan pada babak kedua pun tak banyak berubah. Serangan gencar yang dilakukan Benfica selalu menemui halangan, entah karena buruknya penyelesaian akhir ataupun aksi gemilang penjaga gawang, Artur.

Hasil akhirpun berkesudahan 1-0 untuk tuan rumah. Dengan begitu, agregat total menjadi 2-2. Dan, Braga berhak melaju ke final karena unggul agresivitas gol tandang.

Hasil tersebut membuat Braga membuat sejarah pribadi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, Braga menggapai partai puncak kejuaraan di Eropa. Di final, Braga telah dinanti wakil Portugal lain, yakni FC Porto.

Video hasil pertandingan Braga vs Benfica bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Braga vs Benfica:

Braga: Artur Moraes, Miguel Garcia, Paulao, Rodriguez, Silvio, Custodio, Hugo Viana, Alan, Mossoro (Kaka '80), Lima (Leandro Salino '73), Meyong (Helder Barbosa '87). 


Benfica: Roberto, Maxi Pereira, Luisao, Jardel, Fabio Coentrao, Gaitan, Javi Garcia, Cesar Peixoto (Franco Jara '58), Carlos Martins (Alan Kardec '81), Saviola (Jacomo Felipe Menezes '87), Cardozo.


Hasil dan Video Pertandingan Villarreal vs FC Porto (Leg Kedua Semifinal Liga Europa 2010/11)

Hasil Villarreal vs FC Porto
Hasil Villarreal vs FC Porto. Villarreal mampu membalas kekalahan di leg pertama semifinal Liga Europa setelah sukses menang di leg kedua atas Porto dengan skor 3-2. Namun, kemenangan ini tidak cukup untuk menghantar Kapal Selam Kuning untuk melaju ke babak Final. Duel Portugal akan terjadi di partai puncak setelah di semifinal lainnya, Sporting Braga sukses menekuk Benfica 1-0.

Bertanding di Stadion El Madrigal, Jumat, 6 Mei 2011, diniahari WIB, FC Porto lebih dulu mendapatkan peluang lewat tembakan keras Christian Rodriguez yang masih menyamping di sisi kiri gawang Diego Lopez.

Villarreal kemudian mengambil alih laga dengan beban harus mencetak empat gol demi tiket final. Di menit ke-7 Cani melepaskan tembakan yang memaksa Helton melakukan penyelamatan sambil terbang.

Pada menit ke-16 Villarreal mencuri gol terlebih dahulu. Umpan tarik dari Marco Ruben diselesaikan dengan manis oleh Cani untuk menjebol gawang Helton. Villarreal butuh tiga gol lagi untuk lolos ke final.

Mendapat gol pertama, Villarreal semakin bersemangat mencari gol-gol selanjutnya. Permainan satu-dua sentuhan menjadi favorit para pemain Villarreal untuk membongkar pertahanan Porto.

Alih-alih mencetak gol kedua, tuan rumah justru harus menerima pil pahit karena kebobolan pada menit ke-40. Sepakan jarak jauh Hulk yang sempat mengenai kaki Matteo Musacchio berbelok arah, sehingga mengecoh kiper Diego Lopez.

Setelah imbang pada paruh pertama pertandingan, kedua kembali menampilkan permainan cepat nan memikat. Namun, malang bagi Villarreal (Agen Bola Terbaik, Agen Judi Bola, Agen Taruhan Bola).

Skor agregat kembali menjauh tiga menit setelah jeda. Umpan silang mendatar Freddy Guarin tepat mengarah ke kaki Falcao yang bebas berdiri di depan mulut gawang Villarreal. Dengan tenang, striker asal Kolombia itu menggetarkan jala Villarreal.

Itu merupakan gol ke-16 Falcao di ajang Europa League musim ini sekaligus menasbihkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi di Benua Biru dalam semusim.

Tertinggal agregat yang cukup jauh, ternyata tidak membuat para pemain Villarreal patah arang. Buktinya The Yellow Submarine sukses membalikkan skor pada pertandingan itu.

Pada menit ke-75, bek kiri Joan Capdevila terlebih dahulu menyamakan skor pertandingan. Dan, lima menit berselang, eksekusi penalti Rossi sukses mengoyak jala Porto yang dijaga Helton.

Meskipun menang, Villarreal gagal melaju ke final karena kalah agregat 4-7. Dengan demikian, dipastikan All-Portuguese Final tercipta di ajang Europa League musim ini.

Video hasil pertandingan Villarreal vs FC Porto bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Villarreal vs FC Porto:

Villarreal: Diego Lopez, Musacchio, Nilmar (Senna 66'), Santi Cazorla (Marchena 57'), Marco Ruben, Cani, Capdevilla, Matilla (Mubarak 57'), Bruno Soriano, Rossi, Mario Gaspar.

FC Porto: Helton, Alvaro Pereira, Guarin, Joao Moutinho (Souza 52'), Falcao, Cristian Rodriguez (J. Rodriguez 32'), Hulk, Rolando, Sapunaru, Fernando (Ruben Micael 61'), Otamendi.

Jadwal, Prediksi dan Hasil Pertandingan Babak Semifinal Final Liga Europa 2010/11



Jadwal, Prediksi dan Hasil Pertandingan Babak Semifinal Final Liga Europa 2010/11

Match Leg 1 | Prediksi | Handycap | Hasil Akhir | Keterangan

Porto vs Villarreal 29/04/11 | 2-1/3-1 | 0 : 3/4 | 5 - 1 (WIN) | RCTI
Benfica vs Braga 29/04/11 | 0-0/1-1 | 0 : 1 | 2 - 1 (DRAW)|



Match Leg 2 | Prediksi | Handycap | Hasil Akhir | Keterangan
Braga vs Benfica 06/05/11 | 1-1/2-1 | 0 : 0 | 1 - 0 (WIN) |
Villarreal vs Porto 06/05/11 | 1-0/2-1 | 0 : 0 | 3 - 2 (WIN) |


Kunjungi terus halaman ini untuk lihat update hasil-hasil terbaru Babak Semi Final Liga Europa musim 2010/11.

Anda siap dan ingin raih keuntungan dengan menebak skor pertandingan Babak Semi Final Liga Europ musim 2010/11 berdasarkan prediksi diatas. Kami ajak anda untuk join di Arena Tebak Skor Babak Semi Final Liga Europa musim 2010/11. Arena tebak skor yang membuat anda nyaman dan aman dalam bertransaksi baik saat deposit maupun withdraw. Layanan Costumer Service yang sangat memuaskan siap membantu anda dalam bermain.

Thursday, April 28, 2011

Hasil dan Video Pertandingan Benfica vs Braga (Leg Pertama Semifinal Liga Europa 2010/11)

Hasil Benfica vs Braga
Hasil Benfica vs Braga. Benfica hanya mampu menang 2-1 atas tamunya sesama tim asal Portugal, Braga, pada leg pertama semifinal Liga Europa 2010/11. Meski menang, skor 2-1 terbilang tidak cukup aman buat Benfica. Pasalnya dengan mampu mencuri satu gol tandang, Braga masih berpeluang besar lolos ke final. Mereka hanya buruh kemenangan tipis 1-0 saat gantian menjadi tuan rumah pada leg 2.

Bertanding di Estadio da Luz, Jumat, 29 April 2011, dinihari WIB, Benfica mampu tampil lebih dominan saat laga baru dimulai. Bahkan, pada 45 menit babak pertama, mereka mampu membombardir pertahanan Braga melalui peluang-peluang berbahaya.

Akan tetapi, serangan Benfica pada paruh pertama jauh dari efektif. Kiper Braga, Artur Moraes pun tampil apik. Dua penyelamatan penting dilakukan termasuk mengadang upaya striker Benfica, Javier Saviola. Pun peluang Pablo Aimar di menit ke-41.

Satu menit menjelang turun minum, Benfica hampir saja membuka skor. Sayang percobaan Oscar Cardozo yang gagal dihalau Moraes masih menerpa mistar gawang. Skor kacamata pun bertahan hingga jeda.

Memasuki paruh kedua, upaya tekanan kubu Benfica masih belum berhenti. Usaha tuan rumah akhirnya menemui hasil pada menit ke-52. Gol Benfica tercipta lewat tendangan kaki kanan Jardel usai memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Moraes.

Sialnya, setelah gol itu Benfica justru lengah. Umpan Hugo Viana dari sisi kiri berhasil disambut tandukan oleh Vandinho untuk memaksa skor kembali imbang hanya semenit setelah gol pembuka.

Beruntung, tuan rumah kembali bereaksi positif. Tepat pada menit ke-59, Benfica akhirnya kembali unggu kali ini berkat tendangan bebas dari Cardozo yang bersarang ke sudut kanan atas gawang Moraes.
Publish Post

Setelah gol kedua itu, Benfica coba menambah keunggulannya. Akan tetapi pertahanan kokoh Braga menyulitkan mereka. Alhasil, hingga laga usai, skor 2-1 tetap tak berubah. Hasil ini membuat Braga masih berpeluang besar membalas pada pertemuan kedua pekan depan.

Video hasil pertandingan Benfica vs Braga bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Benfica vs Braga
:

Benfica: Roberto, Luisao, Javi Garcia, Oscar Cardozo, Pablo Aimar, Maxi Pereira, Carlos Martins (Francos Jara 64'), Fabio Coentrao, Cesar Peixoto (Nicolas Gaitan 65'), Javier Saviola (Airton 85'), and Jardel
Braga: Artur, Alberto Rodriguez, Paulao, Miguel Garcia, Lima (Kaka 84'), Albert Meyong, Leandro Salino, Silvio, Alan, Hugo Viana (Mossoro 62'), Vandinho.

Hasil dan Video Pertandingan Porto vs Villarreal (Leg Pertama Semifinal Liga Europa 2010/11)

Hasil Porto vs Villarreal
Hasil Porto vs Villarreal. Porto sukses menang besar dan sekaligus meletakkan satu kaki di babak final usai menghancurkan perlawanan Villarreal dengan skor telak 5-1. Radamel Falcao berhasil mencetak Quat-Trick pada laga leg pertama semifinal Liga Europa 2010/11 ini.

Bertanding di Estadio Do Dragao, Jumat, 29 April 2011, dinihari WIB, Porto tampil menekan sejak awal laga. Tekanan demi tekanan mampu mereka lancarkan ke gawang Villarreal yang dikawal Diego Lopez pada paruh pertama ini.

Sayang, pada setengah jam pertama, berbagai upaya Porto masih jauh dari efektif. Percobaan yang dilakukan skuad asuhan Andres Villas-Boas kerap gagal karena lemahnya penyelesaian akhir Radamel Franco cs.

Sebaliknya tim tamu beberapa kali mengancam gawang Porto lewat counter attack. Salah satunya tembakan Santi Cazorla di menit ke-29 yang bisa diamankan Helton.

Villarreal akhirnya mampu mencuri gol di penghujung babak pertama. Sebuah serangan balik dibangun dan bola berada di kaki Nilmar di sayap kanan. Umpan silang dikirim ke tiang dekat dan Ruben Cani menanduknya dengan sempurna ke dalam jala Helton.

Gol itu membuat publik Do Dragao terkejut. Porto pun coba bereaksi dan terus memberi tekanan. Namun waktu tak cukup, wasit terlanjur meniupkan peluit akhir tanda turun minum.

Memasuki babak kedua, barulah Porto mampu bangkit. Efektivitas mereka jauh lebih baik ketimbang pada babak pertama. Bahkan, Villarreal kali ini mampu dibuat benar-benar kerepotan.

Empat menit memasuki babak kedua, Lopez melakukan pelanggaran terhadap Falcao di dalam area penalti. Kartu kuning dan hadiah penalti untuk Porto. Falcao yang diaulat sebagai algojo mampu menjalankan tugas dengan baik. Skor kembali imbang.

Gol penalti Falcao tersebut ibarat pembuka keran bagi lahirnya gol-gol Porto berikutnya. Berselang 12 menit kemudian, Porto gantian unggul kali ini melalui aksi Freddy Guarin. Percobaan tendangan Guarin dari sudut sempit memang masih membentur tiang gawang, namun bola muntah disambarnya tanpa mampu diantisipasi Lopez.

Porto akhirnya tak butuh waktu lama untuk memperbesar keunggulan. Berselang 6 menit, giliran Falcao yang mencetak gol keduanya usai memanfaatkan umpan Hulk yang sebelumnya mampu mengacak-acak pertahanan Villarreal.

Ketinggalan 1-3 membuat Villarreal coba berbenah. Beberapa upaya pergantian pemain dilakukan, termasuk menarik keluar Nilmar dan menggantinya dengan Marco Ruben.

Akan tetapi, semua upaya tersebut sia-sia. Justru Porto yang mampu menambah keunggulan menjadi 4-1 melalui hat-trick Falcao. Gol yang kian membunuh harapan Villarreal dalam upaya melaju ke babak final.

Bahkan, keterpurukan Villarreal bertambah saat Falcao mampu mencetak gol keempatnya pada pengujung laga. Dengan kekalahan 1-5, jelas upaya Villarreal membalikkan keadaan pada leg2 di El Madrigal akan semakin berat. Bahkan, Porto bisa dibilang sudah melangkahkan satu kaki mereka di partai puncak.

Marjin empat gol ini tentunya meringankan tugas Porto saat melakoni leg kedua pekan depan di El Madrigal. Asal tidak kalah lebih dari empat gol dan mampu mencetak gol tandang, Porto yang lolos ke final.

Video hasil pertandingan Porto vs Villarreal bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Porto vs Villarreal:

Porto: Helton, Sapunaru, Rolando, Otamendi, Pereira, Cristian Rodriguez (Varela 74'), Guarin (Dias 79'), Fernando, Joao Moutinho, Hulk (J.Rodriguez 84'), Falcao

Villarreal: Diego Lopez, Mario, Musacchio, Marchena, Catala, Cani (Mati 74'), Valero (Mubarak 66'), Bruno, Santi Cazorla, Nilmar (Ruben 74'), Rossi.

Wednesday, April 27, 2011

Jelang Leg Pertama Semifinal Liga Europa 2010/11: Head to Head FC Porto vs Villarreal

Jelang Leg Pertama Semifinal Liga Europa 2010/11: Head to Head FC Porto vs Villarreal. Melihat penampilan fantastis Porto musim ini, pelatih Andre Villas Boas optimistis anak asuhnay dapat mencapai babak final Liga Europa. Keyakinan arsitek tim muda berusia 33 tahun itu didasari kemenangan impresif  Porto atas Spartak Moskva di perempat final plus keberhasilan mereka menjuarai Liga Portugal musim ini.

"Pencapaian kami dalam kompetisi ini sangat luar biasa. Kami yakin dan akan berusaha untuk ke final Liga Europa," ujarnya. Menilik lawan mereka di semifinal adalah Villarreal, yang merupakan wakil dari Spanyol, optimisme itu punya alasan.

Kala Porto menjuarai Liga Champion 2003/04, di babak semifinal mereka bertemu dengan wakil Spanyol, Deportivo La Coruna. Setelah imbang tanpa gol pada pertandingan pertama, penalti pemain Brasil, Darlei, di pertandingan kedua membuat Si Naga, yang saat itu masih dilatih oleh Jose Mourinho, lolos ke babak final dan akhirnya menjadi juara.

Jika kali ini Porto berhasil lolos ke final dan kemudian menjadi juara, maka Villas-Boas akan menyamai rekor Mourinho, yang melakukannya di musim 2002/2003. Kala itu Mourinho membawa Porto menaklukkan Celtic di partai final Piala UEFA, yang kini berganti nama menjadi L:iga Europa.

Tapi, saat itu Mourinho sudah berumur 40 tahun, sedangkan Villas-Boas kini baru berusia 33 tahun. Ia pun berkesempatan menjadi salah satu pelatih termuda yang menjuarai kompetisi antarklub Eropa.

Head to head pertemuan Porto dengan klub Spanyol di kompetisi antarklub Eropa  dari total 34 laga:
  • Menang 11 kali (32%)
  • Imbang 5 kali (15%)
  • Kalah 18 kali (53%)
Menurut anda, siapakah yang akan memenangi duel leg pertama semifinal Liga Europa 2010/11 yang berlangsung dinihari nanti? Untuk bahan referensi anda saat ingin membuka bet di AGEN BOLA TERBAIK, silahkan simak Prediksi Skor Pertandingan Porto vs Villarreal.  

Good luck!!!

Jelang Leg Pertama Semifinal Liga Europa 2010/11: Head to Head Benfica vs Braga

Head to Head Benfica vs Braga
Jelang Leg Pertama Semifinal Liga Europa 2010/11: Head to Head Benfica vs Braga. Kita harus mundur ke 55 tahun silam untuk mencari satu-satunya kemenangan Sporting Braga di Estadio da Luz, markas kebanggaan Benfica. Ya, Liga Primeira Portugal edisi 1954/55 menjadi sejarah kekalahan kandang perdana Benfica dari Braga.

Dari sisi historis, rekor kandang Benfica ketika melawan Braga memang luar biasa. Tepatnya dalam 55 kali duel liga di stadion berkapasitas 65 ribu bangku itu, tuan rumah unggul mutlak dengan raihan 43 kali menang dan 11 imbang.

Jika melihat catatan pertemuan secara keseluruhan di liga lokal, rekornya lebih mengerikan lagi. Dari total 110 kali bentrokan, Benfica menguasai duel dengan mencatat 72 kali menang dan 27 kali imbang. Hanya sebelas laga yang menjadi milik Braga.

Kendati begitu, raihan lebih moderat tercatat saat kedua tim bersua di ajang Piala Portugal alias Taca de Portugal. Dalam 10 kali duel, Braga kali ini mampu unggul tipis  dengan enam kemenangan berbading empat millik Benfica.

Nah, bagaimana  hasil pertemuan kedua tim sepanjang musim ini? Dari sepasang duel di liga, kedua klub sama-sama berbagi kemenangan. Benfica mampu unggul tipis 1-0 ketika tampil di kandang pada pekan ke-7 (4/10). Sementara itu, Braga ganti membalas 2-1 saat jadi tuan rumah (7/3).

Striker Benfica, Javier Saviola patut mendapat perhatian khusus bagi kubu tamu. Maklum, eks bomber Real Madrid dan Barcelona itu sudah dua kali mengoyak jala gawang Braga dalam sepasang duel pamungkas kedua tim tersebut.

Menurut anda, siapakah yang akan memenangi duel leg pertama semifinal Liga Europa 2010/11 yang berlangsung dinihari nanti? Untuk bahan referensi anda saat ingin membuka bet di AGEN BOLA TERBAIK, silahkan simak Prediksi Skor Pertandingan Benfica vs Braga.  

Good luck!!!