Showing posts with label europa league. Show all posts
Showing posts with label europa league. Show all posts

Wednesday, May 18, 2011

Galeri Foto Selebrasi Pesta Juara Liga Europa : FC Porto Menjuarai Liga Europa 2010/11

Berita Bola | Galeri Foto Selebrasi Pesta Juara Liga Europa : FC Porto Menjuarai Liga Europa 2010/11. Keberhasilan FC Porto meraih trofi Liga Europa membuat klub Portugal tersebut kini telah mengkoleksi tujuh gelar kompetisi klub UEFA. Ini juga merupakan gelar juara kedua Porto di turnamen yang sebelumnya bernama EUFA Cup tersebut.

Ada berbagai rekor yang tercipta dalam pertandingan ini. Selain Villas-Boas menjadi pelatih termuda yang meraih trofi Eropa memecahkan rekor Gianluca Vialli, Radamel Falcao juga menjadi penyerang tersubur dengan torehan 17 gol.

Trofi Liga Europa musim ini menambah koleksi Porto sebelumnya yakni gelar juara Piala Champions/Liga Champions pada 1987 dan 2004, Piala Super Eropa 1987, Piala UEFA 2003, dan sepasang Piala Interkontinental tahun 1987 dan 2004.

Dengan total tujuh gelar, Porto kini duduk di peringkat sembilan dalam daftar tim peraih gelar terbanyak dalam kompetisi klub UEFA.

Berikut foto-foto selebrasi kemenangan FC Porto setelah menjuarai Liga Europa 2010/2011:



















Hasil dan Video Pertandingan FC Porto vs Sporting Braga (Final Liga Europa 2010/11)

Hasil FC Porto vs Sporting Braga
Hasil FC Porto vs Sporting Braga. FC Porto berhasil meraih gelar juara Liga Europa setelah memenangi laga afinal menghadapi Sporting Braga dengan skor 1-0. Ini adalah gelar kedua Porto musim ini setelah sebelumnya mereka dipastikan menjuarai Liga Portugal. Os Dragoes bisa merebut tiga gelar karena mereka masih akan bermain di final Piala Portugal.

Bertanding di Dublin Arena, Kamis, 19 Mei 2011, dinihari WIB, Braga langsung menggebrak sejak peluit kick off dibunyikan. Saat laga baru berjalan lima menit, Castro Custodio yang lolos dari jebakan off-side  berhasil melepaskan tendangan kaki kanan yang sayangnya masih menyamping dari gawang Porto yang dikawal Helton.

Terkejut dengan gebrakkan Braga, Porto balas menekan. Pergerakan Hulk dari sisi kanan diakhiri tendangan keras kaki kiri. Sayang hasilnya masih sama, melenceng dari sasaran.

Setelah sempat kesulitan mengemabngkan permainan, Porto akhirnya mampu menguasai laga memasuki tengah babak. Beberapa kali mereka mampu memberi tekanan ke daerah pertahanan Braga yang dikoordinir Paulao dkk. Namun, upaya terus gagal karena pertahanan disiplin yang diperagakan skuad asuhan Domingos Paciencia.

Perjuangan Porto akhirnya baru membuahkan hasil satu menit menjelang turun minum. Umpan silang Fredy Guarin dari sisi kanan disambar Radamel Falcao yang berdiri bebas. Tandukan striker asal Kolombia itu bersarang mulus di pojok gawang Braga yang dijaga Artur.

Keunggulan satu gol disambut antusias pendukung Porto yang hadir di Dublin Arena. Hingga wasit meniupkan peluit akhir babak pertama, cuma gol Falcao yang menjadi pembeda.

Memasuki babak kedua, dominasi Porto kian menurun. Perlahan Braga mampu mengembangkan permainan, dan tampil lebih impresif dibanding pada babak pertama.

Beberapa pergantian pemain yang dilakukan Paciencia pun memberi perubahan cukup signifikan. Braga tampil semakin agresif. Bahkan Porto cenderung dipaksa bermain lebih ke dalam,d an sesekali melancarkan serangan balik.

Meski begitu, tetap saja serangan cepat yang dibangun Porto mampu memberi ancaman ke gawang Artur. Salah satunya pada menit ke-71 melalui umpan matang Hulk ke mulut gawang. Sayang peluang emas itu gagal disambar Alvaro Pereira.

Memasuki menit-menit akhir, para pemain Braga kian gencar menekan. Bahkan, hampir seluruh pemain mereka menekan Porto setengah lapangan, dan hanya menyisakan Artur di daerah pertahanan sendiri.

Porto sendiri lebih memilih memperkuat pertahanan demi mengamankan skor 1-0. Hingga pada akhirnya, keunggulan tersebut mampu dipertahankan Porto hingga laga berakhir. Dominasi Porto berlanjut di Europa League. Dan satu trofi lain menanti di ajang Piala Portugal menghadapi Vitoria Guimares.

Video hasil pertandingan FC Porto vs Sporting Braga bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain FC Porto vs Sporting Braga:


FC Porto: Helton; Sapunaru, Rolando, Otamendi, Pereira; Guarin (Belluschi 73), Fernando, Moutinho; Hulk, Varela (Rodriguez 79); Falcao.

Sporting Braga: Artur; Miguel Garcia, Paulao, Alberto Rodriguez (Kaka 46), Silvio; Custodio, Vandinho, Hugo Viana (Mossoro 46); Alan, Lima (Meyong 66), Paulo Cesar.

Jelang Final Liga Europa 2010/11: Head to Head FC Porto vs Sporting Braga

Berita Bola | Jelang Final Liga Europa 2010/11: Head to Head FC Porto vs Sporting Braga. Baik FC Porto dan Braga sama-sama belum pernah bertemu di turnamen antarklub Eropa, apalagi di babak final. Laga di Dublin Arena dinihari nanti akan menjadi duel pertama di laga final.

Secara statistik, pertemuan dua tim asal Portugal di turnamen ini dan sebelumnya (Piala UEFA) merupakan yang kedua. Sebelumnya, di babak semi-final Liga Europa musim ini, Porto sudah menghadapi Benfica.

Namun di kompetisi domestik, Porto dan Braga sudah 131 kali bertemu. Porto meraih kemenangan jauh lebih banyak dari Braga dalam pertemuan tersebut, dengan 92 kemenangan berbanding 17. Sisanya, 22 laga lain berakhir seri.

Sementara untuk laga di final, dua tim pernah berhadapan satu sama lain di Piala Portugal, di mana Porto memenangi semuanya, yaitu 1-0 di tahun 1997 dan 3-1 di 1998.

Dalam lima pertemuan terakhir, tiga dimenangi Porto. Braga terakhir kali menang atas FC Porto pada 19 September 2009 dengan skor Agen Bola tipis 1-0.

Di laga final di Dublin dinihari nanti (baca: Prediksi Skor Pertandingan FC Porto vs Sporting Braga), Porto akan ditempatkan sebagai tim tuan rumah. Hal itu bisa menyulitkan Braga karena secara statistik mereka tak pernah bisa mengalahkan Porto di enam laga 'away' terakhir. Kemenangan terakhir dicatat pada 30 Januari 2005 dengan skor 3-1.

Head to Head FC Porto vs Sporting Braga
:
24/05/2009: Porto 1-1 Braga (Farías 41)
19/09/2009: Braga 1-0 Porto (Alan 69)
21/02/2010: Porto 5-1 Braga (Meireles 15, Pereira 34, Falcao 35 72, Belluschi 83; Alan 90)
11/09/2010: Porto 3-2 Braga (Varela 33 70, Hulk 63; Aguiar 16, Lima 61)
13/02/2011: Braga 0-2 Porto (Otamendi 45 67).

Monday, May 16, 2011

Jelang Final Liga Europa 2010/11: Sporting Braga Road To Final Liga Europa 2010/11

Sporting Braga Road To Final Liga Europa 2010/11
Domingos Paciencia
Jelang Final Liga Europa 2010/11: Sporting Braga Road To Final Liga Europa 2010/11. Tidak seperti Andres Villas-Boas yang tak memiliki "diploma pemain", Domingos Paciencia adalah bekas penyerang. Ironisnya, dia pernah memperkuat Porto antara tahun 1987-1997 dan 1999-2001. Pria berusia 42 tahun ini pernah menjadi top skor Liga Portugal 1995/96.

Dengan latar belakang itu, Paciencia seharusnya seperti Villas-Boas, mengedepankan sepak bola menyerang. Namun, materi pemain di Braga membuatnya memutar haluan. Os Arsenalistas tidak mempunyai penyerang yang mumpuni sehingga taktik ofensif bisa berarti bunuh diri.

Paciencia lebih memilih memperkuat lini tengah timnya dengan memakai formasi 4-2-3-1. Pelatih yang akan meninggalkan Braga selepas final Liga Europa ini membentuk Arsenalistas menjadi skuad yang fokus pada taktik serangan balik.

Skema 4-2-3-1 dimaksimalkan untuk mendukung taktik itu. Kecepatan pemain-pemain sayap seperti Lima dos Santos dan Alan da Costa menjadi andalan Paciencia ketika Braga sedang dalam proses mengubah arah permainan dari daerah mereka sendiri.

Konsekuensi tim yang fokus pada serangan balik dan pertahanan menjadi kuat karena mereka terbiasa menunggu dan menghisap serangan lawan. Bisa dilihat dalam enam pertandingan Liga Europa terakhir, gawang Arsenalistas hanya kebobolan tiga gol. Mereka juga cuma tiga kali menang dengan hanya satu di antaranya yang memiliki selisih gol lebih dari satu.


1. Kualifikasi III Liga Champion:
  • 28 Jul 2010: Braga 3-0 Celtic
  • 04 Agus 2010: Celtic 2-1 Braga
2. Play-off Liga Champion:
  • 18 Agus 2010: Braga 1-0 Sevilla
  • 24 Agus 2010: Sevilla 3-4 Braga
3. Fase Grup
  • 15 Sept 2010: Arsenal 6-0 Braga
  • 28 Sept 2010: Braga 0-3 Shakhtar
  • 19 Okt 2010: Braga 2-0 Partizan
  • 03 Nov 2010: Partizan 0-1 Braga
  • 23 Nov 2010: Braga 2-0 Arsenal
  • 08 Des 2010: Shakhtar 0-2 Braga
4. Babak 32 Besar
  • 17 Feb 2010: Lech Poznan 1-0 Braga
  • 24 Feb 2011: Braga 2-0 Lech Poznan
5. Babak 16 Besar
6. Babak Perempat Final
  • 07 Apr 2011: Dynamo Lyiv 1-1 Braga
  • 14 Apr 2011: Braga 0-0 Dynamo Kyiv
7. Babak Semifinal

Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto Road To Final Liga Europa 2010/11

FC Porto Road To Final Liga Europa 2010/11
Andre Villas-Boas
Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto Road To Final Liga Europa 2010/11. The new Jose Mourinho, itu sebutan yang diberikan media kepada pelatih Porto, Andre Villas-Boas. Eks asisten The Special One selama di Porto, Chelsea, dan Inter ini memang menapaktilasi jejak bekas bosnya membawa Porto di ambang memborong gelar seperti yang terjadi pada musim 2002/03.

Melihat statistik Porto sepanjang musim 2010/11, tak pelak pria berusia 33 tahun ini mengusung taktik menyerang. Sejak menangani Academica pada musim 2009/10, Villas-Boas memang terus mendewakan permainan atraktif yang dibarengi hasil solid.

Di Porto, Villas-Boas mendapatkan skuad yang bisa memenuhi idealismenya. Porto bermain dengan formasi 4-3-3. Kunci kekuatan ada di lini tengah dan depan. Kombinasi Fredy Guarin, Fernando Reges dan Joao Moutinho di tengah menjadi dasar ofensivitas tim.

Mereka merebut, mempertahankan dan mengalirkan bola ke lini depan, dimana Radamel Falcao diapit oleh dua penyerang sayap Givanildo de Souza "Hulk" serta Cristian Rodriguez. Para gelandang juga tajam menusuk dari lini kedua. Ini membuat sumber gol yang dimiliki Porto berlimpah.

Seperti kebanyakan tim yang menggelar taktik ofensif, pertahanan menjadi problem Porto apabila lawan memiliki serangan balik yang cepat dan akurat. Terbukti dalam lima partai terakhir Liga Europa, dimana Porto menghadapi lawan dengan level kekuatan tidak berbeda terlalu jauh dari mereka, gawang Porto selalu menderita gol.


1. Play-off
  • 19 Agus 2010: Genk 0-3 Porto
  • 26 Agus 2010: Porto 4-2 Genk
2. Fase Grup
  • 16 Sept 2010: Porto 3-0 Rapid Wien
  • 30 Sept 2010: CSKA Sofia 0-1 Porto
  • 21 Okt 2010: Besiktas 1-3 Porto
  • 04 Nov 2010: Porto 1-1 Besiktas
  • 02 Des 2010: Rapid Wien 3-1 Porto
  • 15 Des 2010: Porto 3-1 CSKA Sofia
3. Babak 32 Besar
  • 17 Feb 2011: Sevilla 1-2 Porto
  • 23 Feb 2011: Porto 0-1 Sevilla
4. Babak 16 Besar
  • 10 Mar 2011: CSKA Moskwa 0-1 Porto
  • 17 Mar 2010: Porto 2-1 CSKA Moskwa
5. Babak Perempat Final
6. Babak Semifinal


Sunday, May 15, 2011

Perbandingan Distribusi Hadiah Uang Pada Liga Europa Dengan Liga Champion Musim 2010/11

Perbandingan Distribusi Hadiah Uang Pada Liga Europa Dengan Liga Champion Musim 2010/11. Loser cup alias kompetisi bagi para pecundang. Ya, itulah sebutan pesepakbola legendaris Jerman, Franz Beckenbauer, terhadap kompetisi Eropa yang dahulu bertajuk Piala UEFA.

Kini UEFA telah mengganti namanya menjadi Liga Europa. Tapi, kesan kompetisi kelas dua bagi klub sepak bola Eropa masih kental terasa.

Selain karena pesertanya terdiri dari tim-tim yang bukan juara atau ranner-up, komposisi hadiah berupa uang juga punya perbedaan signifikan dibandingkan di Liga Champion.

Musim ini, semua klub yang berhasil lolos ke babak penyisihan grup Liga Europa hanya akan mendapatkan 640 ribu euro atau setara dengan 7,7 miliar rupiah. Ditambah bonus per pertandingan 60 ribu euro, total pendapatan tetap masing-masing klub hanya 700 ribu euro.

Jumlah tersebut bahkan tidak ada separuh dari total penerimaan klub yang berlaga di babak penyisihan grup Liga Champion. Di fase ini, masing-masing peserta mendapatkan 3,9 juta euro plus bonus per pertandingan sebesar 550 ribu euro.

So, UEFA sepertinya harus berpikir ulang mengenai distribusi hadiah uang jika ingin menghapus predikat kompetisi kelas dua Agen Bola  yang melekat pada Liga Europa.




Babak/Fase              Jml Hadiah di Liga Europa      Jml Hadiah di Liga Champion
1. Penyisihan Grup 640ribu euro 3,9juta euro
* Bonus per partai 60ribu euro 550ribu euro
* Bonus Menang 140ribu euro 800ribu euro
* bonus Imbang 70ribu euro 400ribu euro

2. 32 Besar 200ribu euro -

3. 16 Besar 300ribu euro 3juta euro

4. Perempat Final 400ribu euro 3,3juta euro

5. Semifinal 700ribu euro 4,2juta euro

6. Runner-up 2juta euro 5,6 juta euro

7. Juara 3juta euro 9 juta euro


Keterangan: 1 euro = 12.080,93 rupiah

Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto vs Sporting Braga

Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto vs Sporting Braga
Jelang Final Liga Europa 2010/11: FC Porto vs Sporting Braga. Radamel Falcao telah memecahkan rekor selama 15 tahun milik Juergen Klinsmann soal jumlah gol semusim di Liga Europa atau saat masih bernama Piala UEFA. Pertengahan pekan ini, giliran pelatih Andre Villas-Boas yang memiliki peluang memecahkan rekor lainnya.

Jumlah lima gol yang dibuar Falcao bersama Porto dalam dua laga semifinal kontra Villarreal membuatnya sudah menccetak 16 gol bagi Porto di Liga Europa musim ini. Catatan itu melewati torehan Klinsmann sebanyak 15 gol saat masih memperkuat Bayern Muenchen di musim 1995/96.

Penyerang asal Kolombia berusia 25 tahun itu berpeluang mempertajam catatan tersebut mengingat masih ada satu laga lagi yang harus dimainkan di Lega Europa, yakni partai Final kontra braga pada Kamis (19/5).

Berbicara partai puncak, pelatih Porto, Villas-Bias, juga memiliki potensi untuk memecahkan rekor lainnya. Catatan tersebut adalah menjadi pelatih termuda yang bisa menjuarai kompetisi antarklub Eropa milik UEFA.

Mantan asisten Jose Mourinho ini akan berusia 33 tahun dan 213 hari di hari pertandingan final. Jika Porto juara, Villas-Boas bakal memecahkan rekor milik Gianluca Vialli.

Pada 1998, Vialli yang saat itu berstatus sebagai player-manager, membawa Chelsea menjuarai Piala Winner. Tepat di matchday final yang jatuh pada 13 Mei 1998, orang Italia baru berusia 33 tahun lewat 308 hari.

Khusus diajang Liga Europa atau saat masih bernama Piala UEFA, pelatih juara termuda menjadi miliki Sven-Goran Eriksson. Ketika memastikan IFK Goteborg juara dengan agregat 4-0 atas Hamburg SV di partai final kedua. Eriksson baru berada di dunia selama 34 tahun 102 hari.

Villas-Boas sendiri bukan pelatih terhijau yang berhasil masuk partai final di ajang antarklub Eropa. Rekor tersebut merupakan milik pria asal Inggris bernama Bob Houghton. Usianya baru 31 tahun lebih 299 hari ketika memimpin klub Swedia, Malmo, tampil di final Piala Champion 1979.

Sayang, Hoghton gagal membawa pulang trofi karena kalah 0-1 dari klub senegaranya, Nottingham Forest. Sang kampium sendiri kala itu dipimpin oleh pelatih legendaris Brian Clough. Sekarang, Houghton baru saja mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih timnas India.


1. Gianluca Vialli (Chelsea): Juara Piala Winner 1998 pada usia 33 tahun 308 hari
2. Sven Goran Erikssen (Goteborg): Juara Piala UEFA 1982 pada usia 34 tahun 102 hari
3. Victor Fernandez (Zaragoza): Juara Piala Winner 1995 pada usia 34 tahun 163 hari
4. Joaquim Rife (Barcelona): Juara Piala Winner 1979 pada usia 36 tahun 101 hari
5. Valeriy Lobanovskiy (Dynamo Kyiv): Juara Piala Winner 1975 pada usia 36 tahun 128 hari.


Thursday, May 5, 2011

Hasil dan Video Pertandingan Braga vs Benfica (Leg Kedua Semifinal Liga Europa 2010/11)

Hasil Braga vs Benfica
Hasil Braga vs Benfica. Braga akhirnya lolos ke babak final Liga Europa 2010/11, setelah sukses mengalahkan tamunya Benfica dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua babak semifinal Liga Europa. Meski agregat akhir 2-2, namun Braga lolos berkat keunggulan gol tandang di leg pertama.

Bertanding di Stadion Municipal de Braga, Jumat, 6 Mei 2011, dinihari WIB, Braga tampil menekan sejak menit awal untuk mengejar ketinggalan di leg pertama. Pada menit ke-11, Braga mendapat peluang melalui Lima, namun tendangannya masih jauh dari sasaran.

Menit ke-15, gantian Benfica mengancam gawang Braga, melalui  tendangan bebas fantastis Carlos Martins yang masih bisa dihalau Artur. (Agen Bola Terbaik, Agen Judi Bola, Agen Taruhan Bola).

Namun, tiga menit berselang, Braga akhirnya bisa membuat publik Municipal bergemuruh. Sebuah sepak pojok berhasil diteruskan sundulan Custodio untuk membuka skor pertandingan.

Dengan situasi kalah gol tandang, Benfica kembali mencoba bermain menyerang. Empat menit sebelum jeda, Benfica hampir saja berhasil menyamakan kedudukan. Namun sayangnya, sepakan Javier Saviola masih menghantam mistar gawang tuan rumah.

Keadaan pada babak kedua pun tak banyak berubah. Serangan gencar yang dilakukan Benfica selalu menemui halangan, entah karena buruknya penyelesaian akhir ataupun aksi gemilang penjaga gawang, Artur.

Hasil akhirpun berkesudahan 1-0 untuk tuan rumah. Dengan begitu, agregat total menjadi 2-2. Dan, Braga berhak melaju ke final karena unggul agresivitas gol tandang.

Hasil tersebut membuat Braga membuat sejarah pribadi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, Braga menggapai partai puncak kejuaraan di Eropa. Di final, Braga telah dinanti wakil Portugal lain, yakni FC Porto.

Video hasil pertandingan Braga vs Benfica bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Braga vs Benfica:

Braga: Artur Moraes, Miguel Garcia, Paulao, Rodriguez, Silvio, Custodio, Hugo Viana, Alan, Mossoro (Kaka '80), Lima (Leandro Salino '73), Meyong (Helder Barbosa '87). 


Benfica: Roberto, Maxi Pereira, Luisao, Jardel, Fabio Coentrao, Gaitan, Javi Garcia, Cesar Peixoto (Franco Jara '58), Carlos Martins (Alan Kardec '81), Saviola (Jacomo Felipe Menezes '87), Cardozo.


Hasil dan Video Pertandingan Villarreal vs FC Porto (Leg Kedua Semifinal Liga Europa 2010/11)

Hasil Villarreal vs FC Porto
Hasil Villarreal vs FC Porto. Villarreal mampu membalas kekalahan di leg pertama semifinal Liga Europa setelah sukses menang di leg kedua atas Porto dengan skor 3-2. Namun, kemenangan ini tidak cukup untuk menghantar Kapal Selam Kuning untuk melaju ke babak Final. Duel Portugal akan terjadi di partai puncak setelah di semifinal lainnya, Sporting Braga sukses menekuk Benfica 1-0.

Bertanding di Stadion El Madrigal, Jumat, 6 Mei 2011, diniahari WIB, FC Porto lebih dulu mendapatkan peluang lewat tembakan keras Christian Rodriguez yang masih menyamping di sisi kiri gawang Diego Lopez.

Villarreal kemudian mengambil alih laga dengan beban harus mencetak empat gol demi tiket final. Di menit ke-7 Cani melepaskan tembakan yang memaksa Helton melakukan penyelamatan sambil terbang.

Pada menit ke-16 Villarreal mencuri gol terlebih dahulu. Umpan tarik dari Marco Ruben diselesaikan dengan manis oleh Cani untuk menjebol gawang Helton. Villarreal butuh tiga gol lagi untuk lolos ke final.

Mendapat gol pertama, Villarreal semakin bersemangat mencari gol-gol selanjutnya. Permainan satu-dua sentuhan menjadi favorit para pemain Villarreal untuk membongkar pertahanan Porto.

Alih-alih mencetak gol kedua, tuan rumah justru harus menerima pil pahit karena kebobolan pada menit ke-40. Sepakan jarak jauh Hulk yang sempat mengenai kaki Matteo Musacchio berbelok arah, sehingga mengecoh kiper Diego Lopez.

Setelah imbang pada paruh pertama pertandingan, kedua kembali menampilkan permainan cepat nan memikat. Namun, malang bagi Villarreal (Agen Bola Terbaik, Agen Judi Bola, Agen Taruhan Bola).

Skor agregat kembali menjauh tiga menit setelah jeda. Umpan silang mendatar Freddy Guarin tepat mengarah ke kaki Falcao yang bebas berdiri di depan mulut gawang Villarreal. Dengan tenang, striker asal Kolombia itu menggetarkan jala Villarreal.

Itu merupakan gol ke-16 Falcao di ajang Europa League musim ini sekaligus menasbihkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi di Benua Biru dalam semusim.

Tertinggal agregat yang cukup jauh, ternyata tidak membuat para pemain Villarreal patah arang. Buktinya The Yellow Submarine sukses membalikkan skor pada pertandingan itu.

Pada menit ke-75, bek kiri Joan Capdevila terlebih dahulu menyamakan skor pertandingan. Dan, lima menit berselang, eksekusi penalti Rossi sukses mengoyak jala Porto yang dijaga Helton.

Meskipun menang, Villarreal gagal melaju ke final karena kalah agregat 4-7. Dengan demikian, dipastikan All-Portuguese Final tercipta di ajang Europa League musim ini.

Video hasil pertandingan Villarreal vs FC Porto bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Villarreal vs FC Porto:

Villarreal: Diego Lopez, Musacchio, Nilmar (Senna 66'), Santi Cazorla (Marchena 57'), Marco Ruben, Cani, Capdevilla, Matilla (Mubarak 57'), Bruno Soriano, Rossi, Mario Gaspar.

FC Porto: Helton, Alvaro Pereira, Guarin, Joao Moutinho (Souza 52'), Falcao, Cristian Rodriguez (J. Rodriguez 32'), Hulk, Rolando, Sapunaru, Fernando (Ruben Micael 61'), Otamendi.